Monday, December 24, 2018

Yuk Simak Isi Buku Biru Bambang Suryo

Manajer Persekam Metro FC Bambang Suryo buka beberapa orang yg turut serta dalam penataan score serta berubah menjadi mafia sepak bola.

Dalam acara Mata Najwa yg muncul pada Rabu (19/12/2018) , Bambang Suryo buka buku birunya.

Isi buku itu dijabarkan serta diunjukkan dalam monitor.
Baca Juga : daftar isi

Nama orang yg dituliskan dalam buku biru itu berbentuk inisial serta andilnya semasing.

Dari sejumah nama, ada lima inisial nama yg di sebutkan oleh Bambang Suryo.

• Direktur PT LIB Risha Adi Wijaya : Perkara Penataan Score Buat Sponsor Mundur dari Liga 1 serta Club

Selanjutnya lis nama yg tertulis dalam buku biru Bambang Suryo.

NK = pelatih di Jawa Tengah
JB = gen di Tanggerang
AA = di Jawa Timur jadi runner

Bambang Suryo
Bambang Suryo (SUCI RAHAYU/JUARA. NET)
Juga ada nama yg dikasihkan andil jadi subrunner

Menurut Bambang Suryo, subrunner bertindak serta kerja di lapangan.

Mereka melewatkan sinyal tanda seperti membawa topi, berdiri.

Subrunner pun punyai kuasa buat masuk ke area rubah pemain.

Dalam tempat yg sama, pelaku bola yg identitasnya gak di sebutkan memaparkan aliran penataan score serta mafia sepak bola.

Buat mengerjakan penataan score, mafia atau bandar mesti buka kunci agar dapat lepas.

Pelaku sepak bola yg namanya tidak akan di sebutkan itu mengemukakan bandar membawahi runner.

Runner adalah perpanjangan tangan dari dalang.

Ia mengemukakan runner yg udah kondang pada dunia sepak bola merupakan Vigit Waluyo.

Vigit Waluyo, kata pelaku sepak bola itu, adalah runner yg bermain dalam sepak bola nasional.

Bahkan juga, Vigit Waluyo disebut yaitu raja di Liga 2 Indonesia.

Figure yg gak mau namanya di sebutkan itu mengemukakan Vigit Waluyo sempat coba penataan score dalam kompetisi PSS Sleman serta pertandingan yg dilalui PS Mojokerto.

Pada Mata Najwa episode awal kalinya, Bambang Suryo pun menyebutkan nama Vigit Waluyo jadi mafia yg bermain dalam penataan score.

Atas tingkah lakunya itu, Bambang Suryo kedua kalinya didatangi serangkaian orang.

Beberapa orang itu ada dalam group yg terdiri dalam delapan orang.

Meskipun demikian, Bambang Suryo tak menyerah buat buka kedok Vigit Waluyo.

" Saya bukan pengecut, " ujar Bambang Suryo.

Bambang Suryo mengemukakan bakal menjelaskan bukti keikutsertaan Vigit Waluyo dalam penataan score.

Tetapi, bukti itu tak kan dibongkar dalam acara Mata Najwa.

Bambang Suryo lebih menentukan membeberkannya terhadap isntansi seperti PSSI serta kepolisian.

PT LIB Membuka Nada Terkait Penataan Score

Liga 1 2018 di terpa berita miring dalam beberapa hari paling akhir, terlebih kala Liga 1 hampir selesai.

Gosip penataan score serta juara settingan di Liga 1 berubah menjadi hangat masa sejumlah pihak mengungkapkannya ke publik.

Terkini, gelandang punya Sriwijaya FC, Yu Hyun-koo menyatakan memperoleh penawaran buat terima uang suap.

Berkenaan soal ini, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) , Risha Adi Wijaya mengemukakan penataan score bukan kewenangan pihaknya.

" Wah, itu penataan score itu bukan kewenangan LIB, " kata Risha Adi Wijaya terhadap mass media di Coffe and Ruang, Dago, Bandung, Selasa (18/12/2018) .

Risha Adi Wijaya memberi tambahan LIB cuma bekerja memutar persaingan sampai usai.

Buat masalah penataan score, kata Risha Adi Wijaya, LIB menyerahkannya terhadap PSSI.

" LIB itu cuma mengerjakan persaingan hingga selesainya persaingan, jadi bila penataan score itu kewenangannya di federasi, " ujar Risha Adi Wijaya.

Gosip penataan score serta juara settingan keluar saat-saat ini.

Eks pesepak bola nasional Rochi Putiray mengemukakan dia telah mengetahui team yg bakalan berubah menjadi juara Liga 1 walaupun kala itu Liga 1 tetap ditengah persaingan.

Sebagian orang pun membuka nada bab penataan score.


Manajer Madura FC Januar Herwanto membuka penataan score yg dikira dilaksanakan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat.

Dalam acara Mata Najwa yg diangkat pada 28 November 2018, Januar Herwanto mengemukakan penataan score itu dilaksanakan kala Madura FC masuk sesi penyisihan.

Kala itu, Madura FC bakal tandang ke markas PSS Sleman.

Bahkan juga, Januar Herwanto berani tunjukkan sangkaan penataan score itu dengan membawa tangkapan monitor chat WhatsApp yg di lakukannya dengan Hidayat.
Selengkapnya : http://wikibelajar.com

No comments:

Post a Comment